Mengenal Kearifan Lokal Masyarakat Desa Jaah


Pendekatan dengan masyarakat sekitar agaknya perlu sebagai modal awal dalam misi hidup bermasyarakat.  Hal ini juga kami usahakan pada masa awal pelaksanaan program KKN kelompok 81. Dalam pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengenal dan menggali informasi mengenai banyak hal yang ada dalam masyarakat, sepertihalnya adat, karakter, pantangan, serta anjuran sebagai bekal hidup berdampingan 26 hari dengan masyarakat Desa Jaah, lain daripada itu masyarakat diharapkan dapat mengenal dan menerima serta dapat ikut berpartisipasi dalam program kegiatan yang diadakan mahasiswa kelompok KKN. Kegiatan ini terlaksana dengan unsur kesengajaan dan ketidak sengajaan.
Unsur kesengajaan terjadi karna sebuah kondisi, misalkan ketika kita berada diluar kediaman posko dan berpapasan dengan warga sekitar, kami usahakan untuk pertegur sapa serta bertukar salam, kemudian lanjut untuk berbincang beberapa hal dengan mereka. Sedangkan program yang memang kami rancangkan adalah berkeliling mengunjungi rumah warga dalam rangka silaturahmi. Beberapa hal menarik akan kita dapatkan meski hanya sedikit bertukar suara dengan warga, mengenai kondisi kesehatan, latarbelakang profesi, ketersediaan pendidikan dan lain-lain.
Perlu diketahui juga bahwasannya sebagian besar masyarakat masih mengkonsumsi air minum langsung dari alam mereka tanpa melalui proses pemasakan atau konsumsi air minum dalam kemasan. Kebersihan dan kejernihan diyakini masih dimiliki sumber air sebab jauh dari pencemaran lingkungan yang biasa ditimbulkan dari kegiatan industri.
Dibeberapa rumah warga juga masih didapati wadah air minum yang berupa kendi sebagai pengganti cerek air. Seperti ditemui pada silaturahmi dimana salah satu warga menjamu kami dengan menyuguhkan air yang berwadahkan kendi, dan memang  air yang dituang langsung dari kendi yang disediakan pemilik rumah terasa lebih segar. Namun kebiasaan mengkonsumsi air mentah harus disikapi dengan bijaksana bahwa kandungan serta tingkat pencemaran setiap daerah berbeda.  Sedangkan harus disadari bahwa kearifan lokal merupakan harta berharga yang harus terus dijaga dan diusahakan kelestariannya melalui generasi muda yang mau mengenal dan tidak mudah melupakan adat istiadat serta kebangsaan.

Previous
Next Post »
Thanks for your comment